MATCHA, NUTRISI HIJAU JEPANG

 


Matcha dibuat dari tanaman teh yang sama dengan teh hitam atau teh hijau biasa ($Camellia$ $sinensis$). Bedanya, daun yang digunakan untuk matcha disebut Tencha. Daun ini dipetik hanya pada bagian pucuk yang paling muda dan lembut.

Ini rahasia utamanya. Sekitar 3-4 minggu sebelum dipanen, kebun teh ditutup dengan jaring hitam agar tidak terkena sinar matahari langsung. Karena kekurangan cahaya, tanaman teh "panik" dan memproduksi klorofil secara besar-besaran agar tetap bisa bertahan hidup.


Sejarah: Dari Tiongkok ke Jepang

Banyak yang mengira matcha asli Jepang, tapi sebenarnya teknik teh bubuk ini berasal dari Tiongkok pada masa Dinasti Tang (abad ke-7).

  • Awalnya: Teh dikukus, dikeringkan, dan dipadatkan jadi blok agar mudah dibawa. Saat mau diminum, teh ini diparut jadi bubuk dan dikocok dengan air panas.

  • Migrasi ke Jepang: Pada abad ke-12, seorang pendeta Zen bernama Eisai membawa benih teh dan teknik bubuk ini ke Jepang. Di Tiongkok tradisi ini perlahan hilang, tapi di Jepang malah berkembang pesat karena dianggap sebagai "obat" untuk meditasi agar para biksu tetap terjaga namun tenang.

Tradisi: Chanoyu (Upacara Teh)

Matcha bukan sekadar minuman, tapi sebuah seni yang disebut Chanoyu atau The Way of Tea.

  • Prinsip Dasar: Harmoni (Wa), Hormat (Ke), Kemurnian (Sei), dan Ketenangan (Jaku).

  • Prosesnya: Sangat lambat dan penuh presisi. Menggunakan mangkuk (chawan), sendok bambu (chashaku), dan pengocok bambu (chasen). Tujuannya adalah menghargai momen saat ini—mirip banget sama prinsip kamu yang suka mencari ketenangan di tengah keramaian.

Perbedaan Matcha dengan Teh Hijau Biasa

  • Teduh (Shading): Sekitar 20-30 hari sebelum panen, tanaman teh ditutup kain hitam agar tidak kena matahari langsung. Ini meningkatkan kadar klorofil (makanya warnanya hijau neon) dan L-theanine (yang bikin efek rileks tapi fokus).

  • Bubuk Utuh: Saat minum matcha, kamu mengonsumsi seluruh daun teh yang digiling halus, bukan cuma rendamannya. Makanya antioksidannya berkali-kali lipat lebih tinggi.


Olahan Matcha Zaman Now

Sekarang matcha sudah keluar dari ruang upacara teh dan masuk ke dunia kuliner modern yang seru:

  • Matcha Latte: Olahan paling populer. Bubuk matcha dicampur susu (seringkali pakai oat milk atau almond milk biar makin kekinian).

  • Dessert & Bakery: Mulai dari Matcha Mille Crepes, Matcha Brownies, sampai es krim soft serve matcha yang pahit-manis.

  • Ceremonial vs Culinary Grade: * Ceremonial: Kualitas tertinggi, diminum murni dengan air (sangat mahal).

    • Culinary: Lebih pahit, biasanya dipakai untuk campuran kue atau minuman manis.

  • Skincare: Karena antioksidannya tinggi, sekarang banyak masker wajah atau serum yang pakai ekstrak matcha buat "nenangin" kulit.

Komentar

Postingan Populer