CHEESE CAKE, AMAZING DESSERT

 


Cheesecake adalah hidangan penutup manis yang biasanya terdiri dari satu atau lebih lapisan. Lapisan utama adalah campuran tebal dari keju lembut, biasanya keju krim (cream cheese), bersama dengan telur dan gula. Lapisan bawah (crust) biasanya terbuat dari biskuit yang dihancurkan (seperti biskuit graham atau biskuit manis lainnya), pastry, atau kadang-kadang sponge cake.

📜 Awal Mula Cheesecake

Asal-usul cheesecake ternyata jauh lebih tua dari yang diperkirakan, Gustin!

  • Yunani Kuno (Sekitar 2000 SM): Bentuk awal cheesecake diyakini berasal dari Pulau Samos di Yunani. Hidangan ini dibuat dengan keju ricotta dan madu, dan sering disajikan kepada para atlet Olimpiade sebagai sumber energi.

  • Kekaisaran Romawi: Setelah Yunani ditaklukkan oleh Romawi, cheesecake diadaptasi oleh orang Romawi dan disebut placenta atau libum. Hidangan ini menjadi bagian dari perayaan Romawi dan kemudian menyebar ke seluruh Eropa.

  • Abad Pertengahan Eropa: Cheesecake kemudian diadaptasi di berbagai negara Eropa, dengan resepnya yang terus berevolusi dan memasukkan bahan-bahan baru seiring berjalannya waktu.

  • Cheesecake Modern (Amerika): Cheesecake seperti yang kita kenal sekarang, terutama New York Cheesecake, menjadi populer pada abad ke-20 setelah penemuan keju krim (cream cheese) modern oleh seorang peternak sapi perah di New York pada tahun 1872. Keju krim inilah yang memberikan tekstur super lembut dan kaya yang identik dengan cheesecake Amerika.

Variasi Cheesecake di Seluruh Dunia

  • New York Style (Amerika Serikat):

    • Ini adalah cheesecake yang paling terkenal. Ciri khasnya adalah teksturnya yang sangat kaya, padat, dan creamy.

    • Menggunakan keju krim (cream cheese) dalam jumlah besar dan dipanggang di atas crust biskuit graham. Rasanya cenderung fokus pada rasa keju krim dan vanila yang intens.


  • Japanese Cheesecake (Jepang):

    • Dikenal juga sebagai Cotton Cheesecake atau Soufflé Cheesecake. Kontras dengan gaya New York, teksturnya sangat ringan, fluffy, dan airy.

    • Kekhasannya berasal dari penggunaan teknik meringue (putih telur kocok) untuk mendapatkan tekstur seperti kapas. Rasanya lebih lembut dan memiliki kandungan gula yang lebih rendah.


  • Basque Cheesecake (Spanyol):

    • Ini adalah varian yang sedang tren secara global. Ciri khas utamanya adalah bagian atasnya yang dipanggang hingga gosong atau berwarna cokelat gelap, memberikan rasa karamel yang unik.

    • Biasanya tidak memiliki crust yang keras dan memiliki tekstur bagian dalam yang sangat lembut dan cenderung creamy di tengah.


  • German Cheesecake (Käsekuchen) (Jerman):

    • Varian ini biasanya menggunakan keju quark (sejenis keju cottage yang lembut dan asam) sebagai bahan utama, bukan keju krim.

    • Sering kali dipanggang tanpa lapisan crust atau menggunakan shortcrust pastry. Rasanya cenderung lebih ringan, segar, dan sedikit asam.


  • Italian Cheesecake (Torta di Ricotta) (Italia):

    • Seperti namanya, cheesecake ini menggunakan keju ricotta sebagai bahan utamanya.

    • Sering diberi perasa sitrus (seperti lemon atau orange zest) atau rempah-rempah seperti kayu manis. Kadang juga ditambahkan buah kering. Teksturnya biasanya lebih grainy (berpasir halus) dibandingkan cheesecake keju krim.


Terlihat sangat enak bukan? Cheese cake memang dessert yang sangat enak untuk dinikmati


Komentar

Postingan Populer