. 🌸 Gion Matsuri: Perayaan Kyoto

 


Gion Matsuri adalah festival tahunan Kuil Yasaka di Kyoto, Jepang. Festival ini bukan hanya perayaan, melainkan sebuah tradisi yang berlangsung selama sebulan penuh (sepanjang bulan Juli), menjadikannya salah satu festival yang paling lama dan paling bersejarah di Jepang.

📜 Sejarah: Menenangkan Dewa Wabah

Gion Matsuri pertama kali dimulai pada tahun 869 Masehi di Zaman Heian. Latar belakangnya adalah serangkaian wabah penyakit parah yang melanda Kyoto (saat itu bernama Heian-kyō).

Festival ini didirikan sebagai ritual pemurnian (Goryō-e) untuk memohon perlindungan dewa penyakit, Susanoo-no-Mikoto, yang disembah di Kuil Yasaka. Awalnya, 66 tombak suci (hoko) didirikan di kota untuk melambangkan 66 provinsi kuno di Jepang, dengan harapan bisa mengusir roh-roh jahat penyebab wabah.

Setelah Kyoto hancur akibat perang pada abad ke-15, festival ini dihidupkan kembali dengan penuh semangat oleh para pedagang kaya Kyoto (machishū). Mereka mulai menghias tombak dan kereta hias (yama dan hoko) dengan permadani sutra mewah yang diimpor dari berbagai belahan dunia (seperti Persia dan Belgia), mengubahnya menjadi pameran kekayaan, seni, dan perdagangan global.

⏳ Perkembangan hingga Masa Kini

Saat ini, Gion Matsuri telah berevolusi menjadi atraksi budaya dan wisata yang spektakuler. Meskipun tujuan spiritual untuk pemurnian tetap ada, fokus utamanya adalah prosesi kereta hias yang megah. Tradisi pembuatan kereta hias yang rumit ini telah diwariskan secara turun-temurun oleh serikat dagang di Kyoto, dan seluruh tradisi ini diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO sejak tahun 2009.

🎉 Acara Utama

Meskipun festival berlangsung sebulan penuh, acara utamanya terbagi menjadi dua bagian besar:

  1. Yoiyama (14–16 Juli): Ini adalah tiga malam persiapan yang meriah sebelum prosesi utama. Kereta-kereta hias dipajang di jalan-jalan dan diterangi oleh lentera. Jalanan ditutup untuk lalu lintas dan dipenuhi musik festival tradisional (Gion-bayashi). Warga setempat sering membuka rumah tradisional mereka untuk memamerkan koleksi benda seni dan pusaka keluarga (Byōbu Matsuri).

  2. Yamaboko Junkō (Prosesi Kereta Hias):

    • Prosesi Utama (17 Juli): Sekitar 23 kereta hias raksasa (Hoko dan Yama) ditarik melalui jalan-jalan utama Kyoto. Kereta-kereta ini dihias dengan pahatan kayu, logam, dan kain brokat yang sangat detail. Acara puncaknya adalah ritual "memutar sudut" kereta yang besar tanpa menggunakan roda kemudi modern.

    • Ato Matsuri (Prosesi Kedua, 24 Juli): Prosesi yang lebih kecil, tetapi juga bersejarah, yang secara resmi dihidupkan kembali pada tahun 2014.

🍢 Street Food

Selama malam Yoiyama (14–16 Juli), area festival dipenuhi dengan yatai (warung makanan pinggir jalan) yang menawarkan hidangan festival klasik:

  • Yakitori (sate ayam panggang)

  • Takoyaki (bola-bola gurita)

  • Okonomiyaki (pancake gurih)

  • Yakisoba (mie goreng Jepang)

Selain itu, Anda juga akan menemukan hidangan penutup manis khas Jepang seperti Taiyaki (kue berbentuk ikan dengan isian manis) dan Kakigōri (es serut). Makanan-makanan ini menambah suasana meriah dan festival yang ramai.

Komentar

Postingan Populer