PEDASNYA CABAI

 


Siapa yang disini tidak pernah makan cabai?

Sebagian besar orang mengkonsumsi makanan mereka dengan ditambahi cabai agar makanan terasa pedas. Rasa pedas ini memberikan sensasi dan rasa nikmat tersendiri bagi penggemar makanan pedas. Rasanya yang membakar mulut memberikan sensasi panas dan dapat membuat orang yang memakannya ketagihan.

Cabai adalah buah dan tumbuhan anggota genus Capsicum. Buahnya dapat digolongkan sebagai sayuran maupun bumbu, tergantung bagaimana pemanfaatannya. Sebagai bumbu, buah cabai yang pedas sangat populer di Asia Tenggara sebagai penguat rasa untuk makanan. Bagi seni masakan Padang, cabai bahkan dianggap sebagai "bahan makanan pokok" kesepuluh (alih-alih kesembilan). Sangat sulit bagi masakan Padang dibuat tanpa cabai.

Dibalik rasa pedasnya, cabai memiliki beragam manfaat untuk kesehatan, Akan tetapi, Anda sebaiknya mengonsumsi asupan cabai sesuai dengan kemampuan perut dan tubuh alias tidak terlalu banyak.

Menurut Health Line, cabai mengandung nutrisi dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Sayuran tersebut memiliki kandungan vitamin C, vitamin B6, vitamin K, kalium, tembaga, serta vitamin A.

Cabai juga mengandung karotenoid, antioksidan, lutein, asam sinapic, dan asam ferulic yang dapat mencegah berbagai penyakit kronis seperti kanker. Selain itu, cabai memberikan manfaat lain untuk kesehatan dan kecantikan.

Beberapa manfaat cabai:
1. Membunuh sel kanker
2. Melancarkan pencernaan
3. Meningkatkan kinerja otak
4. Menghilangkan stres
5. Mencegah obesitas dan membantu menurunkan berat badan
6. Membantu pembentukan sel darah merah
7. Bersifat antiradang
8. Mengobati panas dalam, terutama sariawan
9. Mengatasi hidung tersumbat akibat flu atau pilek
10. Memelihara kesehatan mata
11. Mengurangi pusing, migrain, atau sakit kepala
12. Mencegah bau napas
13. Menjaga kesehatan jantung
14. Meredakan nyeri sendi
15. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
16. Mengatasi Psoriasis atau gatal dan bercak pada kulit
17. Mencegah infeksi jamur
18. Bantu detoks racun
19. Mencegah penuaan dini dan bikin awet muda
20. Menjaga kesehatan dan kekuatan rambut

Namun berhati - hatilah juga karena cabai juga memiliki efek negatif seperti
-    Diare
Cabai memang bisa melancarkan sistem pencernaan. Namun, jika terlalu banyak mengonsumsi cabai dapat menyebabkan diare atau buah air besar (BAB) terus-menerus. Terlalu banyak makan pedas akan membuat Anda mengalami sakit perut, sensasi terbakar di usus, kram, dan diare. Sebagai solusinya, Anda bisa mengonsumsi cabai sesuai dengan kemampuan perut Anda.

-    Menambah Berat Badan
Cabai bisa membantu menurunkan berat badan dengan membantu melancarkan sistem pencernaan untuk membantu mendorong sisa makanan supaya tidak terlalu lama ditimbun dalam tubuh. Namun kecanduan mengonsumsi makanan pedas justru bisa menambah nafsu makan dan menyababkan berat badan terus bertambah.

-    Usus Buntu

Penyakit usus buntu atau apendisitis merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan peradangan pada usus buntu. Sebagian besar pasien yang mengalami penyakit ini harus segera ditangani medis. Jika tidak, maka usus buntu akan pecah dan memperparah infeksi, serta dapat mengancam nyawa.

Usus buntu bisa disebabkan oleh faktor makanan. Beberapa pengidap usus buntu harus dilarikan ke rumah sakit akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan yang bisa menyebabkan radang usus buntu, seperti makanan pedas.

Ada beberapa jenis cabai yang ada di seluruh dunia berdasarkan tingkat kepedasannya

1. Naga Viper (1.250.000—1.350.000 SHU)


Cabai ini memiliki penampilan khas dengan warna merah terang dan kulit berkerut. Menurut keterangan di Pepper Scale, tingkat kepedasannya mencapai 1.250.000—1.350.000 SHU, dua belas hingga tiga belas kali lebih pedas daripada rawit yang biasa dijual di pasar.

2. 7 Pot Douglah (1.853.986 SHU)


Cabai ini dikenal dengan nama 7 pot douglah atau chocolate 7 pot. Cabai ini mudah dikenali dari kulitnya yang berwarna cokelat. Namun, jangan dikira rasanya bakal manis seperti cokelat susu.

Chocolate 7 pot membutuhkan waktu 90 hari untuk matang sempurna. Cabai matang menghasilkan minyak capsaicin dengan tingkat kepedasan mencapai 1.853.986 SHU atau sekitar delapan belas kali lebih pedas daripada cabai rawit Indonesia.

3. Trinidad Moruga Scorpion (2.001.000 SHU)


Trinidad moruga scorpion adalah cabai terpedas ketiga di dunia. Asalnya dari Moruga yang berada di Trinidad dan Tobago. Cabai gendut ini sekilas tampak seperti stroberi. Namun tingkat kepedasannya mencapai 2.001.000 SHU atau sekitar dua puluh kali lebih pedas dari rawit.

Rasanya sedikit manis, tapi berangsur pedas semakin dikunyah. Setelah mengunyah trinidad moruga scorpion selama beberapa saat, rasa pedasnya bakal makin tak tertahankan.

4. Carolina Reaper (1.600.000—2.200.000 SHU)


Carolina reaper adalah cabai terpedas ketiga di dunia yang memiliki tingkat kepedasan 1.600.000—2.200.000 SHU), enam belas sampai 22 kali lebih pedas daripada rawit. Cabai ini disilangkan oleh 'Smokin' Ed Currie, seorang pembudidaya cabai di balik PuckerButt Pepper Company yang berada di South Carolina, Amerika Serikat.

Ed Currie merekayasa carolina reaper dengan menyilangkan cabai naga viper dan sweet habanero. Menurut Guinness World Records, cabai tersebut memiliki rasa manis buah dengan sentuhan aroma kayu manis dan cokelat. Efek pedasnya yang 'mematikan' baru terasa beberapa saat setelah disantap.

5. Dragon's Breath (2.483.584 SHU)


Ukurannya sangat kecil, namun level kepedasannya mencapai 2.483.584 SHU.Cabai dragon's breath berasal dari Inggris. Sayuran ini tidak hanya membuat mulut terbakar, tapi juga bisa membuat lidah mati rasa sesaat. Karena itulah, dragon's breath tengah dikembangkan sebagai obat anestesi.

Jadi berani nggak nih sobat sekalian makan cabai apalagi cabai - cabai yang super pedas seperti daftara diatas😄😄

Komentar

Postingan Populer