SUSHI (MAKANAN JEPANG YANG SEDANG TRENDING)

 Bagi para penggemar hal - hal berbau jepang atau kalian yang menggemari anime ataupun manga, pastilah sudah tidak asing lagi dengan makanan ikonik khas jepang ini. "Sushi" yang mungkin tidak semua orang bisa atau menyukai rasa dari makanan ini adalah makanan yang dibentuk gulungan yang biasanya lapisan luarnya adalah nasi atau nori. Bagian lapisan dalamnya atau isian dari sushi ini sangat beragam, misalnya ketimun, salmon, tuna, tamago (telur). Namun, ada juga varian sushi yang berbentuk kepal dengan topping telur atau salmon yang diletakkan diatas kepalan nasi.


SEJARAH

Sushi awalnya berasal dari metode pengawetan ikan dari Asia Tenggara yang kemudian menyebar ke Tiongkok, baru ke Jepang.

Metode pengawetan ikan ini bernama narezushi.

Narezushi merupakan cara mengawetkan ikan dengan cara menaruh ikan di atas nasi asin, kemudian dibungkus dengan daun.

Dari proses pembungkusan itu, ikan akan mengalami fermentasi sehingga ikan akan layak makan walau disimpan dalam waktu lama.

Awalnya nasi asin pada narezushi akan dibuang dan hanya ikannya saja yang dikonsumsi.

Jadi bisa dibilang narezushi belum mirip dengan sushi yang teman-teman santap saat ini.

Kemudian ada makanan yang disebut namanare, hidangan ini dibuat dari ikan mentah yang dibungkus dengan lapisan kulit ikan.

Ikan ini akan dikonsumsi sebelum rasa pada makanan ini berubah

Dari kedua makanan inilah sushi berasal, yang awalnya bertujuan untuk pengawetan ikan polanya berubah menjadi masakan jenis baru.

Cikal bakal sushi modern, muncul pada zaman Edo sekitar tahun 1600-1800 di Jepang.

Pada zaman ini ikan dan sayur ditaruh di atas nasi dengan ukuran cukup besar, sebesar onigiri.

Olahan itu pun berkembangannya dengan dicampurkan cuka di dalamnya.

Saat awal kemunculannya sushi adalah makanan yang sangat mahal.

Bahkan harga sushi waktu itu sama dengan pungutan pajak ke negara.

Sushi dahulu juga disantap dengan tangan lagsung, tanpa bantuan sumpit seperti sekarang.

Seiring waktu sushi menjadi makanan cepat saji di Zaman Edo yang dapat disantap jika buru-buru dan dijual di tenda-tenda kaki lima.

Sejarah sushi yang panjang ini membuat muncul beberapa jenis sushi yang berbeda-beda.

Nah guyss!! sekarang saya ingin membahas tentang beberapa varian sushi yang ada dan bisa kalian coba yaa

1. Nigiri Sushi


Nigiri adalah salah satu jenis hidangan sushi khas Jepang yang sangat populer dan banyak diminati. Ini merupakan bentuk gundukan nasi oval yang biasanya diberi irisan ikan mentah di atasnya. Selain irisan daging ikan, berbagai makanan laut lainnya juga kerap dijadikan lapisan atas nigiri. Mulai dari udang, cumi, hingga gurita merah. Namun, ada juga yang mengkombinasikannya dengan potongna telur omelete atau crabstick yang diletakkan diatas kepalan nasi. Yach, itulah salah satu kreatvitas dalam dunia memasak.

Tamago Nigiri Sushi

2. Maki Sushi


Jenis sushi yang akan kita bahas pertama adalah maki. Maki sushi adalah jenis sushi yang sederhana dan enak. Ini merupakan jenis sushi yang dibungkus dengan nori (rumput laut). Sushi ini berisi seafood dan sayuran segar, buah, atau aneka lauk matang maupun mentah seperti salmon, ikan tuna, telur, belut, gurita, atau daging-dagingan. Maki ini dibungkus dengan rumput laut yang renyah. Isian di dalam maki tergantung pada selera masing-masing pembuatnya.


3. Fusion Roll Sushi


Menurut William Wongsofusion berarti peleburan. Dalam dunia masak, bisa diartikan gaya yang mengambil unsur terbaik dari berbagai masakan etnik atau regional, untuk menciptakan masakan baru, dengan cita rasa yang lebih inovatif. Perpaduan budaya yang banyak terjadi biasanya antara Timur dan Barat.

diawali dengan makin banyaknya veteran chef sushi yang hijrah dari Jepang ke Amerika dan ternyata orang Amerika tidak suka menyantap sushi yang isinya hanya ikan mentah saja, membuat para chef tersebut bereksperimen membuat sushi dengan aneka bahan lain, selain seafoodSushi di Amerika diperkaya dengan avokad, mentimun, mayones bahkan kepiting soka goreng yang renyah. Walaupun dasar pembuatannya sama,  california roll ini tidak bisa disebut sebagai sushi tradisional, tetapi sudah menjadi fusion sushi

Di Indonesia sendiri juga ada banyak varian fusion sushi seperti dragon roll, chesse lava roll, fujiyama roll, dan sebagainya. Berikut beberapa contoh fusion sushi




Jadi, sushi yang dulunya hanya ada di jepang dan cuma ada versi jepang, sekarang telah mendunia dengan berbagai versi yang bisa dinikmati oleh masyarakat dengan berbagai selera.


Komentar

Postingan Populer